Penguatan Literasi Budaya Melalui Edukasi Sistem Pertanian Tradisional Sebagai Upaya Pelestarian Sistem Mata Pencaharian pada Masyarakat Kampung Adat Pasir Garut
Abstract
Pelestarian sistem pertanian tradisional penting untuk menjaga keberlanjutan budaya dan mata pencaharian masyarakat adat. Kampung Adat Pasir, Kabupaten Garut, masih mempertahankan praktik pertanian tradisional sebagai sumber ekonomi sekaligus sarana pewarisan nilai budaya, kearifan lokal, dan identitas komunitas. Namun, modernisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan pola pikir generasi muda berpotensi menggeser pemahaman terhadap nilai budaya dalam praktik tersebut. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan rancangan program penguatan literasi budaya melalui edukasi sistem pertanian tradisional sebagai upaya pelestarian sistem mata pencaharian masyarakat Kampung Adat Pasir, Garut. Pendekatan yang digunakan dalam rancangan pengabdian adalah Asset Based Community Development (ABCD) dengan tahapan identifikasi potensi budaya, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan penyuluhan partisipatif, diskusi kelompok, dan refleksi bersama masyarakat. Program dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keterkaitan sistem pertanian tradisional dengan tujuh unsur kebudayaan universal menurut Koentjaraningrat, khususnya unsur sistem mata pencaharian hidup. Luaran yang diharapkan meliputi meningkatnya literasi budaya masyarakat, tersusunnya modul edukasi sistem pertanian tradisional, serta terbentuknya komitmen masyarakat dalam menjaga praktik pertanian sebagai bagian dari pelestarian identitas budaya lokal. Rancangan program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi budaya yang dapat direplikasi pada komunitas adat lainnya dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aludin. “Ekonomi Berbasis Budaya Lokal: Adaptasi Masyarakat Cianjur Selatan Dalam Sistem Ekonomi Indonesia.” Jurnal Ilmu Manajemen Retail Universitas Muhammadiyah Sukabumi 6, no. 3 (January 2026). https://doi.org/10.37150/jimat.v6i3.4451.
Creswell, John W., and J. David Creswell. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Los Angeles: Sage, 2018.
Febriansyah, Rizky. “Dampak Kemajuan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Nilai-Nilai Budaya.” Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 4, no. 2 (December 2024). https://doi.org/10.37403/glow.v4i2.284.
Hadiansyah, Firman, Ratna Djumala, Syaifuddin Gani, A. Anwar Hikmat, Meyda Noortheya Nento, Nur Hanifah, Miftahussururi, and Qori Syahriana Akbari. Materi Pendukung Literasi Budaya dan Kewargaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, 2017. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/11638/.
Hasriyanti, Hasriyanti, Alief Saputro, and Anugrah Isromi. “Kearifan Lokal Lilifuk Di Nusa Tenggara Timur Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut Berkelanjutan.” Jurnal Environmental Science 4, no. 1 (December 2021). https://doi.org/10.35580/jes.v4i1.20786.
Koentjaraningrat. Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2015. https://gpu.id/book/88807/kebudayaan-mentalitas-pembangunan.
———. Pengantar Ilmu Antropologi. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, and Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2014.
Rusmawan, Rusmawan. “Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Ke Non-Pertanian Dalam Perspektif Sosial Budaya.” Geomedia: Majalah Ilmiah Dan Informasi Kegeografian 5, no. 1 (May 2017). https://doi.org/10.21831/gm.v5i1.14207.
Rustiyanti, Sri, Wanda Listiani, Fani Dila Sari, and Ibg. Surya Peradantha. “Ekranisasi AR PASUA PA: Dari Seni Pertunjukan Ke Seni Digital Sebagai Upaya Pemajuan Kebudayaan.” Mudra Jurnal Seni Budaya 36, no. 2 (June 2021). https://doi.org/10.31091/mudra.v36i2.1064.
Sari, Intan Purnama, and Ahmad Zuber. “Kearifan Lokal Dalam Membangun Ketahanan Pangan Petani.” Journal of Development and Social Change 3, no. 2 (November 2020). https://doi.org/10.20961/jodasc.v3i2.45768.
Suharto, Edi. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama, 2017.
Sujarwo. Pendidikan Orang Dewasa: Teori dan Praktik. Yogyakarta: UNY Press, 2015.
Tesoriero, Frank, and Jim Ife. Community Development: Community-Based Alternatives in an Age of Globalisation. 4th edition. Frenchs Forest, NSW: Pearson Australia, 2010.
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. No. 42671. Paris: UNESCO, 2003. https://www.unesco.org/en/legal-affairs/convention-safeguarding-intangible-cultural-heritage.
———. Culture and Sustainable Development. A/78/217. Report of the Secretary-General. New York: United Nations, 2023. https://digitallibrary.un.org/record/4019029.
Walyoto, Sri. “Pendekatan Pendidikan Orang Rimbo Dan Masyarakat Sekitar Guna Mendukung Pariwisata Budaya Adat.” INFERENSI 11, no. 1 (June 2017). https://doi.org/10.18326/infsl3.v11i1.207-228.
DOI: http://dx.doi.org/10.35931/ak.v6i4.7285
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Suidat, Yeti Mulyani, Septiana Kusuma Dewi, Sastri Terino

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat
index by:
Publish by:
Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Amuntai
Contact us:
Address: Jl. Rakha Pakapuran, Amuntai Utara
Kabupaten : Hulu Sungai Utara
Kode Pos : 71471
Provinsi : Kalimantan Selatan
Telephone : 085251613000
Email: hafizhihusinsungkar@gmail.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License



