Merawat Hubungan Kekerabatan di Pulau Masela Melalui Praktik dan Transformasi Tradisi Neyolya

Dodie Marrio Tiwery, Aholiab Watloly, Prapti Murwani

Abstract


Neyolya merupakan tradisi mengunjungi sanak saudara antardesa di Pulau Masela, saling membantu dengan cara barter kebutuhan hidup. Tradisi tersebut bermula dari kondisi geografis dan iklim yang ekstrim sehingga menyebabkan gagal panen sehingga mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan pangan. Tulisan ini mengkaji praktik dan transformasi Neyolya saat ini melalui pengumpulan data kualitatif melalui wawancara dengan narasumber dari Desa Lawawang dan desa tetangga yang mempunyai hubungan satu sama lain. Penelitian menunjukkan bagaimana Neyolya berakar pada filosofi hidup masyarakat yang memandang manusia sebagai kekayaan dan kekayaan materi sebagai alat untuk menyatukan dan menghubungkan satu sama lain. Neyolya masih dilakukan oleh sekelompok kecil orang, namun menghilang dengan cepat karena kemajuan teknologi dan infrastruktur serta penggunaan uang. Masyarakat masih ingin mengamalkan Neyolya terutama dengan melibatkan generasi muda melalui akulturasi budaya dan enkulturasi. Hal ini dapat dicapai melalui sistem “tiga batu perapian” di mana desa, gereja, dan sekolah berpartisipasi secara aktif dalam Neyolya. Pembaharuan komoditas untuk pertukaran dapat berkembang dan tidak terbatas pada hal-hal materi saja, namun dapat berkembang mencakup pertukaran ide dan gagasan sehingga tercipta gaya baru Neyolya untuk masa depan Masela yang lebih baik.


Keywords


Neyolya tradition, Kinship Relations, Cultural Transformation

Full Text:

PDF

References


Agung Gede Oka Wisnumurti, Anak, I Ketut Darma, dan Ni Nyoman Reni Suasih. “Government Policy of Indonesia to Managing Demographic Bonus and Creating Indonesia Gold in 2045.” IOSR Journal Of Humanities And Social Science (IOSR-JHSS 23, no. 1 (2018): 23–34. https://doi.org/10.9790/0837-2301072334.

Batlolona, John Rafafy, Marleny Leasa, Pamella Mercy Papilaya, Jamaludin Jamaludin, dan Jony Taihuttu. “Exploration of Students’ Conceptual Understanding and Ethnophysics: A Case Study of Tifa In The Tanimbar Islands, Indonesia.” Jurnal Penelitian Pendidikan IPA 8, no. 6 (2022): 2717–27. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i6.2154.

Brewer, T. D., N. L. Andrew, D. Abbott, R. Detenamo, E. N. Faaola, P. V. Gounder, N. Lal, dkk. “The role of trade in pacific food security and nutrition.” Global Food Security 36 (2023): 1–9. https://doi.org/10.1016/j.gfs.2022.100670.

Dijk, Toos van. “Marsela in motion: The Babar islands in eastern Indonesia and the outer world.” Indonesia and the Malay World 47, no. 138 (2019): 252–75. https://doi.org/10.1080/13639811.2019.1582937.

Haq, Hilman Syahrial, Achmadi, Sinung Mufti Hangabei, dan Arief Budiono. “Community Mediation-Based Legal Culture in Resolving Social Conflicts of Communities Affected by the COVID-19 Pandemic in West Nusa Tenggara, Indonesia.” Studia Iuridica Lublinensia 31, no. 2 (2022): 11–32. https://doi.org/10.17951/sil.2022.31.2.11-32.

Leasa, Marleny, John Rafafy Batlolona, dan Melvie Talakua. “Elementary Students ’ Creative Thinking Skills in Science in the Maluku Islands, Indonesia.” Creativity Studies 14, no. 1 (2021): 74–89.

Nassaji, Hossein. “Qualitative and descriptive research: Data type versus data analysis.” Language Teaching Research 19, no. 2 (2015): 129–32. https://doi.org/10.1177/1362168815572747.

Ratumanan, Tanwey Gerson, Juliaans Marantika, dan Christi Matitaputty. “Analysis of Social and Cultural Values in the Development of Traditional Houses Im at Marsela Society.” Advances in Social Science, Education and Humanities Research 227 (2019): 555–59. https://doi.org/10.2991/icamr-18.2019.132.

Ratumanan, Tanwey Gerson, Victor Untailawan, dan Christi Mattitaputty. “Nilai yang terkandung dalam tradisi Nweleya.” Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS 5, no. 1 (2020): 10–18.

Ririmasse, Marlon. “Arkeologi Pulau Terluar Di Maluku: Survei Arkeologi Pulau Masela.” KALPATARU, Majalah Arkeolog 22, no. 2 (2013): 61–122.

Rokhman, Fathur, M. Hum, Ahmad Syaifudin, dan Yuliati. “Character Education for Golden Generation 2045 (National Character Building for Indonesian Golden Years).” Procedia - Social and Behavioral Sciences 141 (2014): 1161–65. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.05.197.

Schapper, Antoinette. “Build the wall!: Village fortification, its timing and triggers in southern Maluku, Indonesia.” Indonesia and the Malay World 47, no. 138 (2019): 220–51. https://doi.org/10.1080/13639811.2019.1554778.

Sheller, Mimi, dan John Urry. “The new mobilities paradigm.” Environment and Planning A 38, no. 2 (2006): 207–26. https://doi.org/10.1068/a37268.

Sinaga, Jesika. E. E, Geri Budianto, Vinki Loverly Pritama, dan Suhendra. “Indonesian Physical Review.” Indonesian Physical Review 6, no. 1 (2023): 114–23.

Sulaksono, Endro. “The Patterns of Human Trafficking on Indonesian Migrant Workers: Case Study of Riau Islands and Johor Border Crossing.” MASYARAKAT: Jurnal Sosiologi 23, no. 2 (2018): 167–86. https://doi.org/10.7454/mjs.v23i2.6562.

Watloly, Aholiab, dan Simona Christina Henderika Litaay. “Potret Kemiskinan Masyarakat Pulau Masela Di Ladang Migas Terkaya Blok Masela Di Kabupaten Maluku Barat Daya.” Sosio Konsepsia 7, no. 1 (2018): 15–30. https://doi.org/10.33007/ska.v7i1.1145.




DOI: http://dx.doi.org/10.35931/aq.v18i3.3477

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Dodie Marrio Tiwery, Aholiab Watloly, Prapti Murwani

Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan

index by:

              

Publish by:

Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Amuntai

Contact us:

Address: Jl. Rakha Pakapuran, Amuntai Utara
Kabupaten : Hulu Sungai Utara
Kode Pos : 71471
Provinsi : Kalimantan Selatan
Telephone : 085251613000
Email: hafizhihusinsungkar@gmail.com

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.